Sistem Operasi Linux

Linux adalah Operating System seperti UNIX, yang merupakan implementasi independen dari POSIX, meliputi true-multitasking, virtual memory,
shared libraries, demand-loading, proper memory management, dan multiuser.
Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP.
Linux adalah sistem operasi yang disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL),
yang berarti juga source code Linux tersedia. Itulah yang membuat Linux sangat spesial.
Linux masih dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai di Internet, tukar-menukar kode,
melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik dipersilahkan untuk bergabung dalam pengembangan Linux.


sejarah linux pertama kali dibuat oleh seorang mahasiswa finlandia yaitu Linus Torvalds dan mulanya linux merupakan proyek hobi yang di inspirasikan oleh Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.
pada bulan agustus 1991 linux versi 0.01 hadir, kemudian oktober 1991 Linus mengumumkan Linux versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne again shell) dan GCC ( GNU C Compiler). Kemudian barulah pada tanggal 14 maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah linux.
     Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di-port ke  beragam platform seperti, Intel 80x86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, dsb.
Linux adalah sistem operasi yang didistribusikan secara open source, yang artinya kode sumber linux di ikutsertakan atau dibuka secara bebas sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan. perkembangan linux sangat cepat, kumpulan distribusi linux atau biasa di sebut distro bisa kita lihat atau bahkan mendownload berbagai macam linux di distrowatch. Inti dari setiap distro linux adalah Kernel Linux, koleksi program dari proyek GNU, SHELL dan atur cara utilty seperti library, complier, dan editor.
sistem operasi linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: Office, desain, jaringan, pengembangan software, dll
namun bukan sekedar itu saja. Kebanyakan user atau pengguna linux yang mengkonfigurasi system sendiri (hacker) lebih cenderung mengerti teknologi karena lebih banyak tahu bagaimana sistem operasi ini di buat dan rata'' sistem operasi hampir sama.
Perbedaan mendasar linux adalah harganya yang cenderung murah  dan dapat di perbanyak serta didistribusikan, selain itu source code linux yang terbuka sehingga dapat dikembangkan oleh siapa saja.

Kelebihan linux :


·                                 Selain linux adalah sistem operasi open source, lisensinya juga gratis tidak berbayar seperti windows, dan mac os.
·                                 Mudah di operasikan. Seiring dengan perkembangan zaman, sekarang linux mudah di operasikan, tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilanya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada os yang lain. saya sarankan coba Linux Mint yang user friendly.
·                                 Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan pada windows telah ada di linux yang dikekmbangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya berjalan pada windows.
·                                 Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkit user tertentu akan sangat sulit menyebar ke user lainya.
·                                 Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena linux membutuhkan resource yang kecil dari windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit dan 64 bit
·                                 linux dapat berjalan dalam 2 mode yaitu: modus teks dan modus GUI namun pada dasarnya modus teks (terminal) inilah yang menjadi kekuatan linux. Modus GUI memiliki banyak pilihan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, Blackbox, XFCE.
·                                 Jarang hang atau tiba-tiba ngadat ketika menjalankan suatu program di dalam LINUX yang biasanya jika di windows harus di restart karena mendadak hang atau sistem operasi crash. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
·                                 Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik. Artinya bahwa perangkat keras yang berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalnkan dengan baik diatas linuk. Termasuk dukungan atas softwarenya karena memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia.
Di atas sudah disinggung mengenai kelebihan linux, namun pasti ada juga kekurangannya, saya akan sedikit memaparkan tentang kekurangan linux dari segi positifnya yaitu: 
Bagi administrator sistem linux yang belum terbiasa dengan UNIX-LIKE (seperti linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat mutlak untuk menjadi admistrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar :D. 
Bagi user Windows ,mac os dll mungkin akan sedikit bingung atau bahkan bingung banget atau bingung aja,hhaa... karena Proses instalasi software/aplikasi yang tidak semudah di windows yang tinggal meng-klik next..next, centang,,next finish.. Instalasi software di linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneks internet atau bila menggunakan CD/DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus mendownload satu persatu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya. Jika tidak percaya coba saja install software di linux :D.

Posting Komentar

Copyright © 2012 Look Ahead / Template by : Urang-kurai